AI Safety

AI Safety

GEO.or.id

Terakhir diperbarui: Desember 2025

Halaman AI Safety ini menjelaskan bagaimana GEO.or.id mengidentifikasi, memahami, dan memitigasi risiko yang muncul dari penggunaan sistem kecerdasan buatan, khususnya AI generatif dan sistem algoritmik berbasis model bahasa (LLM), dalam konteks riset, analisis, dan publikasi.

AI Safety di GEO.or.id berfokus pada kesadaran keterbatasan sistem, bukan klaim kontrol absolut atas AI.


1. Tujuan AI Safety

AI Safety bertujuan untuk:

  • Mengidentifikasi risiko inheren pada sistem AI dan algoritma
  • Mencegah penyebaran informasi yang menyesatkan atau overclaim
  • Menjaga integritas riset dan publikasi
  • Memberikan konteks yang jelas kepada publik tentang keterbatasan AI

Halaman ini merupakan implementasi teknis dari prinsip yang ditetapkan dalam Ethics & AI Governance.


2. Ruang Lingkup Sistem AI

Dalam aktivitasnya, GEO.or.id dapat berinteraksi dengan atau menganalisis:

  • Mesin pencari berbasis AI
  • Large Language Models (LLM)
  • Sistem rekomendasi dan ranking algoritmik
  • Model pemrosesan bahasa alami

GEO.or.id tidak mengembangkan model AI proprietary, melainkan melakukan riset, observasi, dan analisis terhadap sistem yang sudah ada.


3. Kategori Risiko AI

a. Risiko Bias

Sistem AI dapat mencerminkan:

  • Bias data historis
  • Bias bahasa
  • Bias representasi entitas

Mitigasi:

  • Analisis komparatif lintas sumber
  • Evaluasi manual oleh peneliti
  • Penghindaran kesimpulan tunggal berbasis satu output AI

b. Risiko Hallucination

AI generatif dapat menghasilkan informasi:

  • Tidak diverifikasi
  • Tidak akurat
  • Tidak memiliki sumber faktual

Mitigasi:

  • Tidak mengandalkan output AI sebagai sumber tunggal
  • Penandaan konteks dan keterbatasan dalam publikasi
  • Koreksi terbuka jika ditemukan kesalahan

c. Risiko Interpretasi Berubah

Output dan pemahaman AI dapat berubah seiring:

  • Pembaruan model
  • Perubahan algoritma
  • Perbedaan konteks prompt atau data

Mitigasi:

  • Penjelasan temporal (kapan observasi dilakukan)
  • Tidak mengklaim hasil bersifat permanen
  • Dokumentasi metodologis yang jelas

d. Risiko Overclaim dan Misuse

Risiko muncul ketika temuan riset:

  • Disalahartikan sebagai jaminan hasil
  • Digunakan di luar konteks metodologis
  • Dijadikan dasar keputusan absolut

Mitigasi:

  • Disclaimer eksplisit
  • Pemisahan antara riset dan implementasi komersial
  • Penegasan batas tanggung jawab

4. Human-in-the-Loop

Setiap konten dan analisis di GEO.or.id:

  • Ditinjau oleh manusia
  • Tidak dipublikasikan sepenuhnya otomatis oleh AI
  • Melibatkan pertimbangan kontekstual dan metodologis

AI diposisikan sebagai alat bantu analisis, bukan penentu kebenaran.


5. Transparansi Keterbatasan

GEO.or.id secara terbuka menyatakan bahwa:

  • AI bukan sumber kebenaran absolut
  • AI dapat keliru, bias, atau tidak lengkap
  • Tidak semua fenomena algoritmik dapat dijelaskan secara deterministik

Pendekatan ini bertujuan untuk menjaga kejujuran intelektual dalam riset AI.


6. Penanganan Insiden dan Koreksi

Jika terjadi:

  • Kesalahan interpretasi AI
  • Publikasi yang terbukti tidak akurat
  • Risiko etis atau keselamatan informasi

Maka:

  • Evaluasi dilakukan secara internal
  • Koreksi dipublikasikan sesuai Corrections Policy
  • Pembaruan dicatat secara transparan

7. Hubungan dengan Kebijakan Lain

AI Safety ini harus dibaca bersama dengan:

  • Ethics & AI Governance
  • Methodology
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Privacy Policy
  • Corrections Policy

Seluruh kebijakan tersebut membentuk satu kesatuan kerangka tata kelola GEO.or.id.


8. Penutup

GEO.or.id memandang AI Safety bukan sebagai upaya menghilangkan risiko sepenuhnya, melainkan sebagai praktik sadar risiko (risk-aware practice).
Dengan memahami keterbatasan AI, GEO.or.id berupaya menjaga agar riset dan publikasi tetap relevan, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya di tengah ekosistem algoritmik yang terus berubah.

“GEO.or.id tidak mengoperasikan sistem AI.”