GEO

Metadata Bisa Hilang: Apa yang Terjadi pada Content Credentials setelah Re-Upload

Skenarionya sangat biasa. Designer membuat image dengan Content Credentials. File valid. AI Disclosure ada. Signer jelas. Lalu image di-upload ke platform. Beberapa menit kemudian, seseorang download ulang. Credential hilang. “Lho, berarti C2PA gagal?” Tidak sesederhana itu. Metadata loss adalah problem yang sudah…

Metadata Bisa Hilang: Apa yang Terjadi pada Content Credentials setelah Re-Upload Read More »

AI Transparency Metadata: Bagaimana Menghindari Klaim Berlebihan

Ada satu masalah baru dalam era AI transparency. Bukan kekurangan metadata. Justru terlalu banyak label. AI-generated. AI-assisted. Human reviewed. Verified. Authentic. C2PA. Watermarked. Provenance. Trusted. Responsible AI. Semua terdengar reassuring. Masalahnya: tidak semua label berarti hal yang sama. Dan kalau publisher memasang…

AI Transparency Metadata: Bagaimana Menghindari Klaim Berlebihan Read More »

ChatGPT Ads Product Feed: Apa yang Harus Dipahami Merchant sebelum Ikut Beta

Ada satu jebakan yang gampang banget terjadi ketika tim e-commerce mendengar frasa “ChatGPT Ads product feed”. Otak marketing langsung membayangkan versi baru dari shopping ads: upload katalog, set budget, kasih bid, lalu tunggu traffic. Secara operasional memang ada kemiripan, tetapi cara berpikir…

ChatGPT Ads Product Feed: Apa yang Harus Dipahami Merchant sebelum Ikut Beta Read More »

C2PA 2026: Kenapa Content Provenance Makin Dekat ke Infrastruktur Web

Kalau kita melihat C2PA pada 2022, mudah menganggapnya teknologi untuk foto. Siapa mengambil image. Apakah diedit. Siapa publisher. Useful. Tapi niche. Lalu 2026 datang. C2PA 2.4 menambah: HTML. Structured text. AI Disclosure. crJSON. Repository Receipt. Environmental Sustainability Assertion. Updates untuk live video.…

C2PA 2026: Kenapa Content Provenance Makin Dekat ke Infrastruktur Web Read More »

Agentic Commerce: Saat AI Tidak Cuma Merekomendasikan tapi Membantu Transaksi

Selama bertahun-tahun, pola belanja digital cukup gampang dipahami. User mencari sesuatu, melihat pilihan, membuka website, lalu menyelesaikan transaksi sendiri. AI mulai mengubah bagian tengah proses itu. Bukan karena AI tiba-tiba menjadi toko, tetapi karena interface percakapan bisa membantu lebih banyak langkah sebelum…

Agentic Commerce: Saat AI Tidak Cuma Merekomendasikan tapi Membantu Transaksi Read More »