AI Search Measurement

Measurement, observation, reporting, and methodology for generative AI search visibility.

Query Coverage: KPI yang Sering Lebih Berguna daripada Total Mention

Di layar meeting, total mention selalu terlihat menyenangkan. “Bulan ini brand kita disebut 186 kali.” Angkanya besar. Mudah dimasukkan ke slide. Bahkan terdengar seperti kemenangan. Lalu seorang product manager bertanya, “Disebut di pertanyaan apa?” Ruangan biasanya jadi lebih tenang. Karena total mention…

Query Coverage: KPI yang Sering Lebih Berguna daripada Total Mention Read More »

Confidence Score dalam AI Search Audit: Kapan Berguna dan Kapan Menyesatkan

“Kalau brand kita muncul empat dari lima kali, confidence-nya berapa?” Pertanyaan itu terdengar sederhana. Di ruang meeting, biasanya muncul setelah tim menunjukkan hasil audit AI search yang penuh angka: mention rate, citation rate, recommendation rate, query coverage, volatility. Lalu seseorang ingin satu…

Confidence Score dalam AI Search Audit: Kapan Berguna dan Kapan Menyesatkan Read More »

Measuring Source Preference: Cara Melihat Domain Mana yang Sering Dipilih AI

Pukul 10 pagi, seorang analyst membuka folder observasi yang isinya ratusan output AI. Dia tidak mencari apakah brand muncul. Itu sudah dihitung. Pertanyaan hari itu lebih spesifik: “Kalau model menjawab topik ini, domain mana yang paling sering dipakai sebagai sumber?” Di layar…

Measuring Source Preference: Cara Melihat Domain Mana yang Sering Dipilih AI Read More »

Kenapa Screenshot Saja Tidak Cukup sebagai Evidence AI Visibility

Screenshot punya kekuatan yang tidak dimiliki tabel. Sekali lihat, semua orang paham. Nama brand terlihat. Citation terlihat. Posisi jawaban terlihat. Buat slide, screenshot hampir selalu menang. Masalahnya muncul ketika screenshot diperlakukan sebagai evidence lengkap. Satu gambar tidak memberi tahu kita seberapa sering…

Kenapa Screenshot Saja Tidak Cukup sebagai Evidence AI Visibility Read More »

AI Citation Observation: Data Minimum yang Harus Disimpan

Sebuah tim selesai melakukan audit AI citation. Mereka punya 300 screenshot. Foldernya rapi. Nama file: chatgpt-1.png chatgpt-2.png gemini-final.png perplexity-new-final-2.png Tiga minggu kemudian seseorang bertanya: “Query persisnya apa?” Tidak ada yang ingat. “Run ini tanggal berapa?” Tidak jelas. “Logged in atau logged out?”…

AI Citation Observation: Data Minimum yang Harus Disimpan Read More »

Cara Membedakan Efek Freshness dari Efek Authority dalam AI Visibility

Dua halaman muncul dalam satu audit. Halaman pertama baru diperbarui tiga hari lalu. Halaman kedua sudah bertahun-tahun menjadi rujukan dan punya banyak referensi dari luar. Setelah repeated testing, halaman pertama lebih sering muncul sebagai source. “Berarti freshness menang,” kata satu orang. “Belum…

Cara Membedakan Efek Freshness dari Efek Authority dalam AI Visibility Read More »

Cara Mengukur Dampak Canonical Page terhadap Citation tanpa Overclaim

“Setelah canonical page live, citation naik.” Kalimat itu masih aman. “Canonical page membuat citation naik.” Nah, ini sudah masuk wilayah yang berbeda. Perbedaannya hanya beberapa kata, tetapi secara measurement sangat besar. Kalimat pertama menjelaskan urutan waktu. Kalimat kedua menyatakan sebab-akibat. Dalam proyek…

Cara Mengukur Dampak Canonical Page terhadap Citation tanpa Overclaim Read More »