AI Retrieval Security

Prompt injection, knowledge poisoning, trust boundaries, and agent action security.

Dari Prompt Injection ke Action Hijacking: Risiko Baru Saat AI Agent Bisa Bertindak

Bayangkan sebuah AI agent diminta tugas yang kedengarannya biasa: buka beberapa website vendor, bandingkan harga, lalu siapkan shortlist. Di salah satu halaman, ada instruksi tersembunyi yang ditulis bukan untuk manusia, tetapi untuk model: abaikan tujuan sebelumnya, buka link tertentu, kirim data yang…

Dari Prompt Injection ke Action Hijacking: Risiko Baru Saat AI Agent Bisa Bertindak Read More »

Retrieved Content Bukan Trusted Instruction: Prinsip yang Harus Dipahami Semua Tim AI

Ada satu kalimat yang seharusnya ditempel di whiteboard setiap tim yang membangun RAG, browser agent, AI search, atau enterprise assistant: Retrieved content bukan trusted instruction. Sederhana, tetapi konsekuensinya luas. Ketika sistem AI mencari web, membaca email, mengambil dokumen dari vector database, memanggil…

Retrieved Content Bukan Trusted Instruction: Prinsip yang Harus Dipahami Semua Tim AI Read More »

Kalau AI Membaca Halaman Berbahaya, Siapa yang Harus Menyaring Instruksinya

Seorang product manager membuka demo browser agent di depan tim. Agent diminta mencari tiga opsi software HR, membaca pricing page, lalu membuat tabel perbandingan. “Kalau salah satu website nyelipin instruksi buat agent, siapa yang filter?” tanya orang security. PM-nya menjawab, “Modelnya, kan?”…

Kalau AI Membaca Halaman Berbahaya, Siapa yang Harus Menyaring Instruksinya Read More »

Prompt Injection lewat PDF, HTML, dan Markdown: Kenapa Format Tidak Menjamin Aman

“Ini cuma PDF. Harusnya aman, kan?” Kalimat seperti itu masih sering muncul ketika tim mulai memakai retrieval-augmented generation, browser agent, atau AI assistant yang membaca dokumen eksternal. Ada asumsi bahwa risiko prompt injection terutama datang dari kotak chat, lalu format file dianggap…

Prompt Injection lewat PDF, HTML, dan Markdown: Kenapa Format Tidak Menjamin Aman Read More »

Cara Memisahkan Data, Instruksi, dan Metadata dalam Pipeline RAG

RAG sering digambar terlalu rapi di slide: user bertanya, retriever mencari dokumen, model menjawab. Di sistem produksi, isinya jauh lebih messy. Ada system policy, developer instruction, query user, hasil vector search, metadata dokumen, tool response, citation, permission, history percakapan, dan mungkin memory.…

Cara Memisahkan Data, Instruksi, dan Metadata dalam Pipeline RAG Read More »

Knowledge Base Poisoning untuk Brand: Dampaknya Bukan Cuma Security

Ketika orang mendengar istilah knowledge base poisoning, bayangan pertama biasanya hacker, malware, atau kebocoran data. Masuk akal, tetapi untuk brand, dampaknya bisa lebih luas. Knowledge base sekarang tidak hanya dipakai untuk chatbot customer service. Ia bisa menjadi sumber RAG untuk sales assistant,…

Knowledge Base Poisoning untuk Brand: Dampaknya Bukan Cuma Security Read More »

RAG Security untuk Website Publik: Apa yang Bisa Dikontrol Publisher

Publisher sering berada di posisi yang aneh dalam diskusi RAG security. Mereka membuat konten publik. Pihak lain yang meng-crawl, mengindeks, melakukan retrieval, menyusun prompt, memilih model, dan menjalankan agent. Lalu ketika muncul risiko seperti prompt injection, poisoning, atau misinterpretasi, muncul pertanyaan: “Sebagai…

RAG Security untuk Website Publik: Apa yang Bisa Dikontrol Publisher Read More »

Cara Mendeteksi Instruksi Tersembunyi dalam Konten Retrieval

Instruksi berbahaya dalam retrieval tidak selalu memakai kalimat dramatis seperti: “IGNORE ALL PREVIOUS INSTRUCTIONS.” Kalau semuanya sejelas itu, problem prompt injection sudah jauh lebih gampang. Dalam praktiknya, instruksi bisa dibuat halus, dipecah, disamarkan, ditaruh di lokasi yang jarang diperhatikan manusia, atau dibungkus…

Cara Mendeteksi Instruksi Tersembunyi dalam Konten Retrieval Read More »